Gejala Umum Tuberkulosis di Paru-Paru yang Perlu Diwaspadai

Gejala Umum Tuberkulosis di Paru-Paru yang Perlu Diwaspadai

Seperti yang kita tahu, penyakit TBC (Tuberculosis) tidak hanya menyerang paru-paru, namun bisa menyerang bagian lain yaitu tulang. Meski demikian, TBC yang menyerang paru-paru masih lebih banyak terjadi. Menurut data di Pusat Data Kemenkes RI, jumlah kasus tuberkulosis di Indonesia sudah mencapai lebih dari 400 juta jiwa orang di tahun 2017.

Penyakit ini disebabkan oleh adanya infeksi bakteri Mycobacterium Tuberculosis pada saluran pernapasan utama manusia yaitu paru-paru. Penyakit yang mengganggu pernapasan ini mempunyai berbagai gejala yang bisa diketahui. Inilah penjelasan tentang gejala umum tuberkulosis yang menyerang paru-paru dan perlu diwaspadai.

  1. Batuk yang Terus Menerus Terjadi

Sebuah penyakit atau gangguan kesehatan pasti diawali dengan timbulnya gejala secara bertahap seiring dengan seberapa parah penyakit yang dialami. Hal ini sering dikaitkan dengan kuat atau tidaknya sistem imun setiap orang. Jika berbicara mengenai gejala yang dialami penderita TBC, maka gejala umumnya adalah batuk yang terus menerus terjadi. Batuk tersebut disebabkan karena infeksi di saluran pernapasan dan mengganggu jalannya pernapasan, sehingga tubuh berusaha membersihkannya dengan batuk.

Infeksi tersebut terkadang dapat menimbulkan lendir berlebih, sehingga menyebabkan batuk yang berdahak. Meski demikian, ada juga yang tidak memicu peningkatan produksi lendir, sehingga menyebabkan batuk kering. Gejala umum tuberkulosis berupa batuk ini tidak hanya terjadi sekali atau dua kali, namun sangat sering terjadi. Batuk yang berlangsung terus menerus ini tidak akan sembuh sampai lebih dari 3 minggu. Jika infeksinya sudah parah, batuk tidak hanya mengeluarkan dahak, tetapi juga darah.

  • Nyeri Dada Disertai Sesak Napas
Gejala Umum Tuberkulosis di Paru-Paru yang Perlu Diwaspadai

Batuk yang terus-menerus terjadi tentu saja bisa menyebabkan dada sesak. Selain itu, pada waktu tertentu timbullah rasa nyeri di dada dan perut. Kondisi ini terjadi akibat batuk yang akhirnya mendorong diafragma ke atas sampai berkali-kali. Gejala umum tuberkulosis seperti ini memang perlu disadari dan diwaspadai. Penanganan pertamanya adalah beristirahat untuk mengembalikan kondisi pernapasan. Jika kondisi ini berulang, penderita wajib periksa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan diagnosis dan penanganan khusus.

  • Demam

Demam memang menjadi pertanda atas suatu penyakit atau gangguan kesehatan. Salah satu gejala umum TBC juga berupa demam. Hal ini terkait respons tubuh yang menandakan bahwa tubuh memang sedang terinfeksi. Bakteri TBC yang aktif menginfeksi pasti juga merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawannya. Ini sebabnya mengapa pasien merasakan demam yang hilang dan kambuh secara bergantian.

Jika demamnya disertai gejala tubuh menggigil dan berkeringat lebih dari 3 minggu, tidak jelas apa sebabnya, serta tidak kunjung sembuh, maka bisa gejala tersebut dapat dicurigai sebagai gejala umum tuberkulosis. Jika memang demikian kondisinya, penderita sudah bisa pergi ke dokter untuk memaparkan kondisi yang dialami dan memperoleh diagnosis pastinya. Upaya pengobatan juga bisa dilakukan.

  • Berat Badan Turun Drastis

Semua gejala yang dirasakan penderita tuberkulosis pasti membuat pasien tidak nafsu makan. Terlebih jika mengalami batuk di tengah-tengah makan dapat membuat pasien tersedak. Hal tersebut tentu membuat pasien semakin enggan makan. Akibatnya, asupan nutrisinya pun tidak tercukupi serta menyebabkan tubuh lemas dan cepat lelah. Berkurangnya nafsu makan tersebut juga langsung berpengaruh pada berat badan penderita. Alhasil, berat badannya turun dratis.

  • Mudah Lelah

Gejala umum tuberkulosis berikutnya ini sangat terkait dengan pola makan dan kondisi nafsu makan penderita TBC. Penderita yang sistem imunnya sedang terganggu dan mengalami sakit TBC pasti akan mengalami penurunan nafsu makan, bahkan tidak mau makan sama sekali. Dalam kondisi ini, tubuh menjadi lemas dan tentu jadi mudah terasa lelah meski hanya untuk beraktivitas ringan. Hal ini karena kurangnya asupan energi dan nutrisi dari makanan yang seharusnya dikonsumsi.

  • Berkeringat di Malam Hari

Berkeringat pada saat malam hari menjadi salah satu pertanda mengalami tuberkulosis. Ini juga merupakan suatu respons tubuh dalam melindungi dari penyakit. Diawali dengan gejala demam, lalu timbullah keringat dingin yang disertai dengan reaksi badan yang menggigil.

Berbagai gejala umum tuberkulosis di atas memang perlu disadari dan menjadi kewaspadaan setiap individu. Apabila memang mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan segera memperoleh pengobatan medis yang tepat agar segera membaik.